Menjadi wanita Salehah

8 Apr

”Maka wanita salehah ialah yang ta’at kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena itu Allah telah memelihara mereka.” (QS. An-Nisa : 34). Dari Ayat tersebut terdapat dua unsur menjadi wanita salehah. Pertama adalah taat kepada Allah. Artinya, sejauh mana seorang wanita menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Kedua adalah memelihara diri. Memelihara diri  terkait dengan memelihara atau menjaga kehormatan diri dan harta suami ketika suami tidak ada. Dalam konteks wanita sebagai “permata” yang memiliki potensi untuk memancarkan keindahan, maka memelihara diri dalam ayat ini dapat dimaksudkan memelihara dan menjaga kemuliaan “permata” yang terdapat pada diri wanita. Menjaga pergaulan dan menutup aurat sebagaimana yang telah diperintahkan Allah dalam QS. An-Nur : 31, sehingga permata tersebut benar-benar terjaga keindahannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: